Rabu, 27 April 2016

Bukan Perang Benar Salah


Choose wisely, pilihlah dengan bijak. Pesan yang gencar dipromosikan Marvel itu menggambarkan perpecahan dalam film terbaru mereka, Captain America: Civil War. Tim Avengers terbelah. Pertarungan epik terjadi antara Team Cap melawan Team Iron. Menghadirkan hampir semua skuad superheronya, namun dengan tegas mereka menyebut ini bukan film Avengers 2.5.
---
Civil War membawa banyak misi. Begitu hal yang ingin disampaikan kakak beradik sutradara Joe dan Anthony Russo dalam karya terbaru mereka itu. Selain perselisihan dua kubu, mereka mengenalkan tiga anggota baru The Avengers. Yakni, Spider-Man (Tom Holland), Black Panther (Chadwick Boseman), dan Ant-Man (Paul Rudd). Villain baru juga dimunculkan, yakni Baron Zemo (Daniel Bruhl).
Civil War melanjutkan ending film kedua Avengers: Age of Ultron (2015). Pascainsiden penyelamatan di luar Amerika Serikat yang memakan banyak korban, geng pahlawan super tersebut mendapat kritik berat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Banyaknya korban sipil yang tewas dianggap tidak sepadan dengan kasus yang tengah diselesaikan Avengers.
Pemerintah lalu menyiapkan lembaga yang mengatur perlu atau tidaknya Avengers turun tangan dalam sebuah tragedi kekerasan. Ide tersebut membuat Avengers terbelah. Iron-Man pro, sedangkan Captain America memilih Avengers tetap bebas, tanpa interupsi.
’’Saya dan Anthony terinspirasi kondisi politik dan situasi sekarang. Kami menceritakan hal tersebut dalam bentuk film,’’ ucap Joe Russo dalam media junket Captain America: Civil War di Marina Bay Sands Convention Centre, Singapura, Kamis (21/4). 
Menurut Joe, dengan memasukkan elemen tersebut, cerita Civil War akan terasa nyambung dengan penonton. Terkait dengan empat karakter baru, Joe beranggapan perkenalan rombongan dalam satu film itu sebagai hal yang efektif. ’’Daripada mengenalkan mereka dalam film terpisah, ini lebih efisien. Fans bisa melihat perkembangan tokoh, karena ini universe, jagat raya yang saling terkait,’’ ucap sutradara berumur 45 tahun tersebut.
Menambahkan tokoh baru, namun Marvel juga menghilangkan dua member Avengers, yakni Thor dan Hulk. ’’Saya tidak akan memberi bocoran. Tapi, kalau melihat Age of Ultron dengan teliti, penonton bakal tahu. Mereka punya misi masing-masing,’’ lanjut pria yang mengawali karir sebagai sutradara serial komedi tersebut. 
Russo bersaudara juga memasukkan villain baru, yakni Baron Zemo. Namun, sosoknya tidak digambarkan secara utuh. Setelah proses syuting, Russo memilih menghilangkan sebagian cerita Zumo, termasuk menghilangkan karakter lain yang berkaitan dengan sosok bertopeng ungu tersebut. Karakter itu adalah Auctioneer yang diperankan aktor Indonesia Ray Sahetapy. ’’Kami memotong bagiannya. Sebab, setelah screening post production, menurut kami dan audiens, perkenalan Zemo terlalu kompleks,’’ ucap Joe. 
Namun, Joe memuji Ray sebagai aktor hebat yang punya potensi bakal kembali di serial Marvel Cinematic Universe (MCU) lainnya. ’’He’s such a great talent. Menyenangkan bekerja sama dengannya,’’ lanjutnya.
Menurunkan hampir semua superhero Avengers, Joe menegaskan bahwa Civil War tetap sebagai film solo ketiga Captain America. Bukan kelanjutan The Avengers. ’’Cerita tetap berpusat pada Captain America,’’ ujarnya.  
Joe menambahkan, film yang di Indonesia tayang mulai Rabu mendatang (27/4) itu merupakan pembuka perang yang lebih hebat. ’’Dampak dari Civil War bakal dibawa kembali di Infinity War,’’ imbuh Joe yang bersama Anthony juga akan menyutradarai Avengers: Infinity War Part 1 (2018) dan Part II (2019).
Meski berarti perang, tapi Captain America: Civil War tidak bisa diterjemahkan sebagai pertarungan melawan musuh jahat. Para pemain Civil War menyebut pertikaian itu sebagai konflik yang kompleks. Masa lalu dan emosi karakter mereka dieksplorasi dalam. Tidak heran, Robert Downey Jr –pemeran Iron-Man– menyatakan, Civil War adalah film superhero yang sangat manusiawi. ’’Pertarungan ini bukan soal benar atau salah,’’ ujar Chris Evans, pemeran Captain America. ’’Ini pertarungan tentang sudut pandang antarteman,’’ imbuhnya. 
Russo berharap filmnya tidak hanya memukau penonton untuk sesaat. ’’Saya ingin penonton pulang membawa sesuatu. Mereka berdebat, berdiskusi tentang siapa sebetulnya yang protagonis dan yang antagonis. Semua tergantung masing-masing orang,’’ ucapnya. (*)

Sumber: Pontianak Post, Minggu, 24 April 2016 10:05

Cinta Iron Man untuk Fans Cilik


Hari Ini Captain America: Civil War Tayang di Indonesia
LONDON – Jiwa filantropis Tony Stark rupanya terbawa oleh pemerannya, Robert Downey Jr, 51, ke dunia nyata. Pasalnya, sebelum melakukan premiere Captain America: Civil War di London pada Selasa (26/4), Downey menghabiskan Senin sorenya (25/4) bersama pasien anak-anak di Great Ormond Street Hospital.
Kunjungan sosial tersebut dilakukan Downey untuk menghibur sekaligus memberikan dukungan moral kepada fans-fans ciliknya. Salah satunya Ethan Miller. Bocah penggemar Iron Man itu akhirnya bisa berpose bersama Downey sambil mengenakan kostum manusia besi. Miller menderita kelainan darah ITP (idiopathic thrombocytopenic purpura) dan diabetes tipe 1. ’’Selama tiga tahun dirawat, Ethan selalu mengidolakan Iron Man. Dia sangat ingin bertemu idolanya,’’ ujar sang ayah, Lee Miller, sebagaimana dikutip dari Daily Mail.
Selain berfoto bersama Ethan, Downey menyempatkan diri berfoto bersama anak-anak lain. Mereka adalah Chloe Bowers, Denisa Kapsalis, Michael, dan Charlie Dowson. Beberapa di antara mereka baru saja menjalani perawatan intens atau terapi pemulihan saat sedang berpose bersama Downey.
Bukan kali pertama Downey menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak berpenyakit serius. Pada 2015, dia menghadiahi seorang anak bernama Alex Pring sebuah lengan bionik seperti milik Iron Man. Pring menderita kelainan pada bagian lengan sejak lahir dan membuat Downey tergerak untuk membantunya.
Masih pada 2015, Downey kembali menghibur fans cilik bernama Daniel yang menderita cystic fibrosis. Vicky Keyte, ibu Daniel, mengunggah foto Daniel ke Instagram-nya, @envy_coatings, sambil memohon pada Downey untuk menghibur sang anak. ’’Daniel benar-benar ingin bertemu Iron Man, idolanya. Saya mengunggah ini supaya Tuan Stark bisa merespons dan memenuhi keinginan Daniel,’’ tulis Keyte sambil menyebut nama akun Instagram Downey @robertdowneyjr.
Tak disangka, respons Downey sangat cepat. ’’Tuan Stark di sini. Ini untuk Daniel (@envy_coatings) yang sedang menjalani hari-hari berat. Saya sangat tersentuh dengan hidupnya. Maukah kamu datang ke premiere Captain America: Civil War di LA? Jika ya, minta perwakilanmu untuk menghubungi perwakilanku,’’ tulis Downey sebagai caption foto dirinya yang mengenakan kostum Tigger, harimau dari animasi Winnie The Pooh.
Promo Captain America: Civil War di London terasa berbeda. Sebab, Team Cap dan Team Iron Man yang tadinya ’’berpisah’’ benua untuk promo bertemu lagi. Mereka menjalani sesi photocall di Corinthia Hotel. Di Indonesia, instalasi ketiga Captain America itu tayang di bioskop hari ini. Selain Indonesia, ada 14 negara lain di Asia, Eropa, Amerika Selatan, dan Afrika yang menikmati penayangan lebih dulu. (len/c17/jan)
Rabu, 27 April 2016 10:27